MARTAPURA – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Banjar menggelar acara pengukuhan dan perpisahan peserta didik kelas VI sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dasar di madrasah, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar H Muhammad Kamal, Kepala MIN 14 Banjar Junaidi, dewan guru, komite madrasah, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik kelas VI.

Kepala MIN 14 Banjar Junaidi menyampaikan rasa bangganya atas capaian para siswa yang telah menuntaskan pendidikan selama enam tahun. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap menjaga semangat belajar dan akhlak yang baik.
“Pengukuhan ini bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Teruslah belajar, berakhlak baik, dan mengharumkan nama orang tua serta madrasah,” ujarnya.
Junaidi mengungkapkan, pada Tahun Pelajaran 2025/2026 MIN 14 Banjar meluluskan sebanyak 116 siswa yang terbagi dalam empat kelas. Menurutnya, pelaksanaan pengukuhan dan perpisahan tahun ini menjadi momen istimewa karena kembali digelar di lingkungan madrasah setelah tahun sebelumnya dilaksanakan di luar sekolah.
“Tahun lalu kegiatan dilaksanakan di Hotel Roditha. Alhamdulillah, tahun ini dapat kembali dilaksanakan di madrasah sehingga lebih sederhana dan sesuai dengan arahan pemerintah,” katanya.
Ia berharap para lulusan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, memiliki keterampilan yang baik, serta mampu meraih cita-cita sesuai potensi masing-masing.
Sementara itu, Ketua Panitia Perpisahan MIN 14 Banjar, Gazali Rahman, mengapresiasi peran madrasah dalam membina dan mendidik peserta didik agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Menurutnya, pendidikan madrasah berperan penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kami berharap para lulusan MIN 14 Banjar dapat terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah,” ujarnya.
Sebagai orang tua salah satu lulusan, Muhammad Ridha Nisfi mengaku bersyukur anaknya telah menyelesaikan pendidikan dasar selama enam tahun. Ia mengatakan, keluarga lebih menekankan pembentukan karakter dan hafalan Al-Qur’an dibandingkan tekanan akademik yang berlebihan.
“Alhamdulillah, saat ini Nisfi sudah hafal tiga juz Al-Qur’an. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan pada jenjang pendidikan berikutnya,” ungkapnya.
Acara pengukuhan dan perpisahan ditutup dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas peserta didik yang mendapat apresiasi dari para guru, orang tua, dan tamu undangan.







