BANJARBARU, – Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin Annahdliyah (RMA) Banjarbaru perdana melaksanakan shalat Iduladha sekaligus penyembelihan hewan kurban di lingkungan Masjid Sunan Cendana, ponpes tersebut, Kamis (28/5/2026) siang.
Pimpinan sekaligus Pengasuh Ponpes RMA Banjarbaru, Muhari, mengatakan pelaksanaan kurban perdana ini menjadi momentum bersejarah bagi pondok dan para santri. Meski pembangunan masjid masih dalam tahap penyelesaian, kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.

“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan shalat Ied perdana di masjid baru kami, kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Ini merupakan rasa syukur yang luar biasa,” ujarnya.

Hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari keluarga besar Wadianto dan Ibu Laras yang dihadiahkan khusus untuk para santri Ponpes RMA. Daging kurban akan dibagikan kepada santri, santri Taman Pendidikan AlQuran (TPQ), serta warga sekitar pondok.
Muhari menyebut, saat ini jumlah santri yang menginap di Ponpes RMA sekitar 45 orang, sementara santri yang pulang sekitar 25 orang. Menurutnya, pembagian daging kurban menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para santri.
“Santri bisa merasakan makan daging kurban. Mungkin ada yang jarang makan daging, sehingga ini menjadi nikmat yang patut disyukuri,” katanya.
Ia berharap, pada tahun mendatang Ponpes RMA dapat menghimpun sendiri para pekurban untuk berkurban di lingkungan masjid dan ponpes.
Selain sebagai bentuk ibadah, Muhari menilai Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan dan pengorbanan.
“Siapa pun yang dititipi nikmat oleh Allah SWT, maka berkorbanlah. Sembelih ego kita, kesombongan kita, dan sifat-sifat yang tidak baik. Kemudian belajar ikhlas berbagi kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, DPD Juleha Kota Banjarbaru Ahmad Maulana Akbar menekankan pentingnya proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat dan dengan cara yang baik.
“Kalau kita melaksanakan penyembelihan, maka lakukanlah dengan sebaik-baiknya sebagaimana sunnah Rasulullah SAW. Jangan sampai hewan diperlakukan kasar hingga menyakiti sebelum disembelih,” terangnya.
Ia juga mengapresiasi Ponpes RMA Banjarbaru beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan ibadah kurban dengan lancar dan tertib.
“Semoga para pekurban mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” tutupnya.







